" Benci produk asing " moto kejam Presiden Jokowi

Tahun 2021 ini memang tahunnya Serba online, selain karena wabah Covid 19 juga adanya tren E comerce yang mempermudah pembelian.

Sayangnya banyaknya platform E-comerce membuat persaingan harga yang justru merugikan eksistensi UMKM sendiri. Adanya Predatory pricing oleh produk China membuat produsen beralih dengan pengimpor.

Apalagi harga tak masuk akal oleh Asing di berlakukan untuk membunuh pesaing di dalam negeri dengan produk yang sama.

Selogan "Cintai produk dalam Negeri" yang selama ini di gencarkan seolah lenyap dengan banjir produk asing dengan harga murah dan free ongkir. Apalagi adanya bulan-bulan belanja seperti tanggal cantik dengan diskon 70% seperti 12/12.

Tanggapan Pak Jokowi pun langsung reaktif dengan selogan "Benci produk asing" hal ini dinikai tidak bijak, karena banyaknya produk impor yang di berlakukan pemerintah seperti vaksin sinovak sendiri.Selain itu juga baja dan besi, apalagi tahun ini Pemerintah akan mengimpor beras. Tentu saja benci produk asing di nilai bukan solusi. 

Selama ini efisiensi penciptaan barang yang dilakukan China menggunakan mesin benar-benar menekan harga produksi dengan kualitas yang jauh lebih baik dari pada Manusia. Contohnya adalah foto model yang sehari bisa ribuan kali berganti baju sedangkan di Indonesia belum ada yang seperti itu, meski harga jual China murah namun gaji karyawannya tetap Mahal. Itulah pertanyaanya.

Sedang Viral

Menikmati artikel ini? Daftarkan Email Anda untuk Berlangganan

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Artikel terkait
Tentang Penulis
Artikel Terbaru
27 Apr 2021, 22:09 - Uswatunkudus
21 Mar 2021, 12:42 - Uswatunkudus
21 Mar 2021, 12:42 - Uswatunkudus
21 Mar 2021, 12:41 - Uswatunkudus