Harganya Melambung Tinggi, Janda Bolong Diburu Banyak Orang

Pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir membuat banyak orang lebih memilih memusatkan aktivitas sehari-harinya di dalam rumah. Di sela-sela menjalankan aktivitas rutin harian, seperti bekerja (work from home) dan mengurus rumah, para warga menyibukkan diri dengan menekuni hobi-hobi baru untuk mengusir kejenuhan akibat terlalu lama mendekan di rumah. Salah satu hobi baru yang kini tengah jadi tren adalah memelihara dan merawat tanaman hias.

Kegemaran terakhir itu tidak hanya marak di Indonesia, melainkan juga di banyak negara di dunia. Sebagai konsekuensinya, permintaan akan tanaman hias pun mengalami kenaikan cukup signifikan. Dampak yang kemudian terjadi dapat ditebak: harga berbagai jenis tanaman hias mengalami kenaikan.

Dari banyaknya jenis tanaman hias yang mengalami kenaikan harga, ada jenis-jenis tertentu yang kenaikan harganya melonjak tajam. Salah satunya adalah jenis Monstera adansonii. Dari jenis Monstera ini, varietas terbarunya yang bernama Monstera adansonii variegata  merupakan yang paling indah dan unik sehingga harganya menjulang tinggi.

Satu buah tanaman hias Monstera adansonii variegata  dapat mencapai harga di atas Rp 20 juta. Dengan harga setinggi itu, tanaman ini baru memiliki daun kurang dari lima tangkai, sementara tingginya pun tidak sampai setengah meter. Tentu ini harga yang fantastis untuk sebuah tanaman.

Namun, Monstera adansonii variegata  bukan tanaman hias sembarangan. Tanaman yang di Indonesia mendapat julukan “Janda Bolong” ini tampak indah, unik, dan juga langka. Lihat saja warna daunnya yang lain dari yang lain: kombinasi hijau dan putih.

Harga Monstera adansonii  kini terus merangkak naik seiring dengan naiknya permintaan dan perburuan. Pada bulan Juli 2020 lalu, harganya sekitar Rp 15 juta. Menurut Iwan, seorang pegiat tanaman hias dari Bogor, harga ini meningkat sekitar 50 persen dari harga bulan sebelumnya.

Tembus Rp 95 Juta

Seperti dilansir klikhijau.com, menurut Iwan, Monstera  sangat prospektif dan unik sehingga banyak dicari. Kepada klikhijau.com Iwan mengatakan, Monstera yang seharga puluhan juta itu daunnya baru sebesar 20 hingga 25 cm. Jika sudah mencapai ukuran dewasa 80 cm hingga satu meter, Monstera bisa menjelma menjadi tanaman hias yang memiliki harga setara dengan harga mobil.

Menurut penuturannya kepada klikhijau.com, pada awal Agustus 2020 lalu, Iwan berhasil menjual Monstera adansonii variagated  seharga hampir seratus juta. Tanaman yang baru memiliki empat tangkai daun itu ia jual seharga Rp 95 juta kepada seorang penggemar tanaman hias Indonesia dari Jakarta. Setahun sebelumnya, bulan Mei 2019 silam, Iwan juga sukses melego sebuah Janda Bolongnya seharga Rp 40 juta kepada kolektor tanaman hias asal Autralia.

Monstera  terus naik daun karena, konon, nilai eksotikanya yang tak biasa. Jenis ini sangat berkelas untuk menghiasi teras atau bagian dalam ruangan rumah. Tanaman hias ini punya ciri khas pada daunnya yang berwarna hijau mengkilap serta memiliki lubang (bolong) sehingga penggemar tanaman hias Indonesia menyebutnya “Janda Bolong”. Lebih dari itu, varietas yang satu ini tergolong langka. Iwan sendiri mendapatkannya dari Jepang dan Thailand.

Bisa Fluktuatif

Menurut pegiat tanaman hias yang lain, Ondo Pieter Hugo Pardede, Monstera adansonii variegata, memang berasal dari Jepang. Kepada Media Indonesia, Ondo mengatakan bahwa jenis tanaman ini berasal dari Jepang, tetapi ia tidak tahu persis kapan masuknya ke Indonesia. “Ramainya itu sudah sejak akhir 2018. Cuma, waktu itu harganya tidak setinggi sekarang. Dulu juga memang cukup langka, tapi peminatnya juga tidak seramai sekarang. Tapi setelah itu, awal 2019 kalau tidak salah, tahu-tahu jadi mulai ramai,” tutur Ondo kepada Media Indonesia.

Saat mulai ramai di pasaran, menurut Ondo, harga bibit Janda Bolong berada di bawah Rp10 juta. Ia sendiri pertama mendapatkannya dengan harga Rp 4 juta hingga Rp 5 juta.  Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, saat ini harga bonggolnya dengan dua daun muda saja bisa mencapai Rp 50 juta di pasar lokal. Adapun, di situs Komorebi Plant Store, Jepang, harga tanaman serupa dengan dua-tiga daun berkisar US$1.700--US$ 2.500 atau sekitar Rp 23 juta hingga Rp 36 juta (belum termasuk ongkos kirim).

Perihal mahalnya harga, menurut Ondo, karena tingginya permintaan terhadap tanaman ini, sementara jumlahnya sangat sedikit. Adapun pertumbuhan yanaman ini sebenarnya tidak lama, dalam setiap bulan mungkin bisa tumbuh satu daun. Jika sehat, ada hormon, bahkan mungkin bisa dua daun. Monstera andasonii variegata memiliki perpaduan warna hijau, putih, dan kadang kala kuning akibat mutasi.

Perawatan Monstera  juga relatif mudah dan tidak merepotkan. Si Janda Bolong tahan ditempatkan di ruangan bependingin AC serta tidak memerlukan sinar matahari dan pencahayaan berlebihan. Monstera tahan dari serangan hama dan penyakit. Intensitas pemupukannya juga tidak terlalu intensif, setidaknya hanya sekali dalam satu bulan.

Namun, sebagai komoditas, harga Monstera adansonii variagated  juga dapat terkena hukum fluktuasi ekonomi. Selagi langka dan banyak diburu orang, harganya bisa selangit seperti yang terjadi saat ini. Sejauh ini trend  harga Janda Bolong memang terus menanjak. Namun, berdasarkan pengalaman pasar tanaman hias lainnya yang juga pernah hits, bukan tidak mungkin harga Janda Bolong bisa saja mengalami penurunan drastis jika persediaan di pasar jumlahnya melimpah.

Menikmati artikel ini? Daftarkan Email Anda untuk Berlangganan

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Artikel terkait
Tentang Penulis