Konferensi Pers Terkait Virus Corona, Menkes : Kuatkan Imun Tubuh

Depok - Terkait Warga Depok yang terkena Virus Corona (Covid-19), Kementerian Kesehatan dr. Terawan buka konferensi pers pada Senin (2/3) sekitar pukul 17.00 WIB, di Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok, Jl. Margonda Raya, Kelurahan Depok, Kecamatan Panmas, Kota Depok.

 

Dalam konferensi pers tersebut, nampak hadir Letjen TNI (Purn) dr. Terawan Agus Putranto selaku Kemenkes RI, kemudian Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil, Walikota Depok M. Idris bersama Wakilnya Pradi. S, kemudian Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Agus Isrok Mikroj, S.I.P, Kapolrestro Depok Kombespol Azis, Diskominfo Sidik Mulyono, dan Dinkes Jabar Berli serta Kadiskes Depok dr. Nova. 

 

Menurut Menkes dr. Terawan mengatakan, pihaknya meluruskan terkait pemberitaan yang beredar. Pihak rumah sakit pun sudah tahu standa SOP. "Saya kesini untuk silaturahmi dengan rekan yang disini," ujarnya.

 

Dia menuturkan, Phobia itu tidak perlu di besar-besarkan, selama kita mengikuti pola hidup sehat. 

 

"Semakin kita melakukan hal yang tidak rasional, makin terbuka peluang kita turun imunitas, sehingga gampang terserang virus. Padahal, lawan virus itu yang bisa sembuh sendiri menjaga imunitas tubuh itu penting. Kepanikan yang menyebabkan turunnya imunitas kita, tetapi kewaspadaan itu penting, jangan berlebihan saja itu tidak baik," paparnya. 

 

 

Selain itu dia menjelaskan kronologinya, dalam kasus ini juga yang berawal dari kontak dengan Warga Negara Jepang, itu masuk pasien dalam pengawasan. Artinya tindakannya sama dengan pasien yang positif.

 

"Siang tadi 2 orang hasilnya positif, tim survilens segera bergerak, yang mengumumkan juga Bapak Presiden, ini artinya negara hadir dalam penanganan corona ini," ujarnya.

 

Termasuk penggunaan masker, lanjutnya, jika sehat kenapa harus pakai? Kalo sakit baru bisa pakai masker. Menurutnya, kita harus rasional, kita sesuai prosedur WHO, terapkan pola hidup sehat.

 

"ini virus yang bisa sembuh oleh sendiri jika imunitas tubuh kita bagus. Kondisi pasien pun baik sekarang, pasien sehat hanya karena positif, ya kita sesuaikan dengan prosedur WHO dalam penanganannya, kita tidak usah takut, kita berfikir rasional saja, tergantung berita yang beredar, jika rekan-rekan wartawan benar dalam memberitakannya saya yakin tidak menimbulkan kepanikan," tegasnya. 

 

Dia pun berpesan, kepada perawat dan dokter, lakukan penanganan sesuai SOP dan jangan takut, layani dengan baik. Dirinya meyakini pihak rumah sakit tersebut mampu menangani dengan baik. 

 

"Terkait yang pernah kontak dengan pasien, itu orang dengan pengawasan, cukup dipantau saja, tidak usah takut. virus ini angka kematiannya lebih rendah dari difteri, cukup di awasi, jika ada tanda-tanda segera laporkan ke RS," imbuhnya.

 

Dia menilai, ini pemberitaannya saja yg berlebih-lebihan, "kita biasa saja dalam menangani corona, yang sakit ataupun terduga sakit saja yang pakai masker. Sedangkan yang sehat tidak usah pakai masker," ucapnya.

 

Dia mengimbau, untuk tenaga medis yang pernah kontak bisa bekerja lagi, cukup dengan menggunakan masker, dan dipantau karena pernah kontak dengan pasien. "Kuatkan imunitas tubuh," tandasnya. (***)

Menikmati artikel ini? Daftarkan Email Anda untuk Berlangganan

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Artikel terkait
Tentang Penulis

Disini kami akan memberikan berbagai informasi, cerita pendek (percintaan, horor dan lain sebagainya) hingga sastra.