Penyebab Demokrat turun pamor

Tahun 2024 masih lama namun bau-bau politik sudah di mulai, yang paling terlihat adalah partai Demokrat. Partai yang sempat dua periode menjadi penguasa di masa Susilo Bambang Yudhoyono berkuasa. Namun di  pemilu tahun lalu suara partai menurun pesat, bahkan sepadan dengan partai-partai kecil seperti Hanura, PSPI dsb.

Sebagai partai yang menjunjung demokrasi demokrat memang sudah seperti partai keluarga dimasa ketuanya adalah AHY atau Agus Harimurti Yudhoyono seorang Mayor yang keluar dari TNI untuk mengikuti pemilu di Jakarta namun gagal. Kemudian wakilnya adalah adiknya sendiri yaitu Ibas. Sedang ketua Pembimbing Partai di pimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono sendiri. 

Akhirnya terjadilah dualisme partai dimana seorang Jendral Muldoko dan Marzuki Ali menggelar kongres luar biasa di Deli serdang. Keduanya saling mengaku memiliki porsi saat membangun partai tahun 2023 lalu. Meski suara dari Andi Malarangeng dualisme pribadi itu sudah biasa di Partai namun Marzuki Ali mengatakan bahwa Demokrat berbeda dengan yang lain karena Demokrat partai umum yang di bangun bersama berbeda dengan PKB, PDI dan Gerindra. 

Marzuki Ali mengaku sudah tidak memiliki urusan di Partai karena Ia sudah nyaman sebagai rektor, namun Ia disebut-sebut bagian kudeta partai, Ia mengaku terkena fitnah. Namun setelah di konfirmasi kepada Mantan presiden SBY namun tidak merespon hingga Ia ikut KLB. Apalagi AHY menuduh Marzuki terlibat kudeta, Ia-pun reaktif dengan adakan KLB sendiri. Selepas resmi tidaknya Marzuki Ali sebagai ketua pembimbing versi KLB hanya reaktif terhadap kepemimpinan yang di kelola secara oligarki oleh keluarga SBY.

Sedang Viral

Menikmati artikel ini? Daftarkan Email Anda untuk Berlangganan

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Artikel terkait
Tentang Penulis
Artikel Terbaru
27 Apr 2021, 22:09 - Uswatunkudus
21 Mar 2021, 12:42 - Uswatunkudus
21 Mar 2021, 12:42 - Uswatunkudus
21 Mar 2021, 12:41 - Uswatunkudus