SIAGA BENCANA AQIDAH

Di era modern ini, manusia dimanjakan oleh berbagai kemudahan dari adanya perkembangan teknologi yang sangat pesat. Teknologi yang muncul sangat mempengaruhi pola kehidupan masyarakat. Manusia dapat saring berinteraksi satu sama lain meskipun mereka berada pada radius yang sangat jauh. Selain itu, manusia juga dimanjakan dengan sangat mudahnya mengakses informasi dari berbagai sumber serta dapat saling membagikan informasi tersebut. Namun, dibalik berbagai kemudahan tersebut, terdapat sisi negativ yang  sangat berbahaya bagi manusia. Hal ini terjadi apabila penggunaan teknologi tidak sesuai dengan koridornya. Misalnya media social. Dengan kemudahan yang dapat di akses lewat media social ini, setiiap orang akan lebih mudah menyampaikan suatu informasi. Bahkan bukan tidak mungkin informasi yang disampaikan tersebut merupakan informasi yang tidak benar. Hala ini akan memicu timbulnya fitnah.

Selain itu juga dapat menggangu aqidah ummat manakala di salah gunakan. Misalnya penyebaran paham radikal atau paham sesat yang mampu melunturkan aqidah umat islam.

Selain pengaruh teknologi ada beberapa factor lain yang mampu menipiskan aqidah umat, antara lain:

1.Munculnya gerakan radikal yang mengatas namakan islam

Gerakan ini memicu timbulnya konflik yang berkepanjangan. Akibatnya sebagian masyarakat terpengaruh pemikiran bahwa islam itu agama yang keras. Sehingga lama kelamaan meraka tidak lagi merasa bangga dengan agamanya. Hal ini memicu melunturnya aqidah umat islam.

2.Semakin masifnya gerakan kristenisasi

Hamper di setiap kota besar di Indonesia gerakan ini sudah di lancarkan. Bahkan sudah mulai masuk ke desa desa. Propaganda mereka adalah Kristen adalah agama cinta kasih. Agama yang mencintai dan mengasihi setiap manusia. Mereka menggunakan sistem gereja rumah. Mereka masuk ke rumah rumah masyarakat untuk mengajak mengakui ketuhanan yesus. Tidak jarang mereka membagikan paket sembako agar masyarakat tertarik. Rumah rumah yang mereka masuki kemudian dijadikan gereja sementara untuk mengajak para tetangga pemilik rumah supaya tertarik masuk ke dalam rumah tersebut. Selain itu, mereka juga memanfaatkan media untuk melancarkan aksinya. Setiap media yang mereka kuasai di seting sedemikian rupa agar konsumen semakin dijauhkan dari identitas islamnya. Hal ini perlu diwaspadai karena jika di abaikan maka tidak sedikit saudara muslim kita yang akan kehilangan aqidah islamnya.

3.Bangkitnya PKI

Akhir akhir ini muncul isu bahwa komunisme akan bangkit. Isu ini muncul bukan tanpa bukti. Di temukannya buku yang berjudul “ aku bangga jadi anak PKI” semakin memperkuat dugaan kebangkitan PKI tersebut. Selain itu juga ditemukan symbol symbol komunis di berbagai daerah. Bahkan bukan hanya sebatas symbol saja, ternyata sudah terdapat organisasi yang menaunginya serta telah melakukan berbagai aktivitas di masyarakat. Selain itu, pengaruhnya sudah masuk pada institusi pendidikan baik tingkat dasar, menengah bahkan perguruan tinggi. Hal ini akan mengakibatkan pendangkalan aqidah umat islam sehingga lama kelamaan islam hanya sebagai identitas KTP saja namun tidak jalankan syariatnya

4.Media yang di salah gunakan

Perkembangan Teknologi informasi sangatlah cepat. hal ini mempengaruhi pola hidup masyarakaat saat ini. tak jarang kita saksikan media menampilkan informasi yang berpotensi mengikis aqidah kita. bai dari siaran TV yang kurang mendidik, sebaran hoax di media sosial, propaganda peneyempitan fungsi agama di media sosial. 

Melihat situasi tersebut, sebagai seorang muslim kita harus mampu mengontrol setiap hal baru yang masuk pada pemikiran kita. Jangan sampai semua informasi yang kida dapatkan lewat kecanggihan teknologi kita gunakan semua. Tentunya tidak semuanya baik dari perkembangan teknologi tersebut. Maka perlu adanya proses filterisasi agar informasi yang kita dapatkan hanya yang positif saja. Selain itu, perlunya pemahaman agama yang benar agar tidak keliru dalam memahmi islam.

Sedang Viral

Menikmati artikel ini? Daftarkan Email Anda untuk Berlangganan

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Artikel terkait
Tentang Penulis
Artikel Terbaru