Ternyata Marquez Pernah Hampir Menyerah Jadi Pembalap

Sepanjang karier sebagai  pembalap grand prix, Marc Marquez memiliki pencapaian yang luar biasa dengan menjadi juara dunia sebanyak tujuh kali. Namun, tidak banyak yang tahu kalau Marquez hampir menyerah menjadi pembalap pada akhir musim 2011.

Pada musim 2011, Marquez masih berlaga di ajang Moto2 dan pada akhir musim pembalap berusia 26 tahun ini mengalami kecelakaan pada sesi latihan bebas di Australia dan Malaysia.

Kecelakaan tersebut membuat penglihatan Marquez mengalami gangguan yang membuat dirinya merasa sulit untuk melihat. Dengang kondisi ini, sebagai seorang pembalap pasti akan frustasi karena tidak mampu memacu kendaraan secara maksimal di lintasan.

Pembalap berpaspor Spanyol ini semakin frustasi karena setelah menjalani operasi, penglihatannya tidak membaik. Bahkan dirinya marah kepada dokter yang merawatnya.

Namun, dengan tekadnya ia melawan penyakitnya dan akhirnya bisa kembali kelintasan untuk mendulang kesuksesan yang sekarang ini ia dapatkan.

"Ketika berkonsultasi, saya melihat dua kali lebih sulit dan merasa pusing, itu membuatku sangat khawatir. Saya diminta untuk bersabar selama empat atau lima bula, dan saat itulah keputusan untuk operasi di buat.

"Setelah operasi, keadaan masih buruk, masih sulit melihat. Saya bertanya pada dokter, itu butuh proses pemulihan yang lama. Tapi kenginan untuk kembali mengendarai motor membantu saya melaluinya. Bagi saya, hidup tanpa motor adalah hal yang tak dapat terbayangkan. "

Sedang Viral

Menikmati artikel ini? Daftarkan Email Anda untuk Berlangganan

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Artikel terkait
Tentang Penulis
Artikel Terbaru
27 Apr 2021, 22:09 - Uswatunkudus
21 Mar 2021, 12:42 - Uswatunkudus
21 Mar 2021, 12:42 - Uswatunkudus
21 Mar 2021, 12:41 - Uswatunkudus